Pura-pura tidak ingat

Standard

Pernah, ketika aku bertemu dengan seseorang, seseorang tersebut pernah memiliki kisah bersama. Meski kisah itu singkat dan mungkin sepele juga konyol, karena pada saat itu masih “bersih”.

Seketika itu akulah yang duluan menyapa. Gerak-geriknya, gelisah, seakan tidak mau menyaut tapi mau menyaut (?).
Pada akhirnya, dia menyaut dengan wajah kayak aktris, acting gitu, sayangnya kebohongan tidak pernah bisa ditutup-tutupi.

“Siapa ya?”, dia berkata. “Tak ingat kah kau?”, kataku. Dalam hati, “Siapa aku? Aku, pernah menjadi bagian kisah singkat nan sepele di hidupmu”.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s